penduduk masyarakat dan kebudayaan

 

PENDUDUK MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

2.1 PERTUMBUHAN PENDUDUK

TAHUN POPULASI/MILIYAR
1960 3,040
1965 3,331
1970 3,691
1975 4,070
1980 4,446
1985 4,854
1990 5,296
1995 5,714
2000 6,118
2005 6,503
2010 6,973
dari bank dunia

TABEL PERKEMBANGAN PENDUDUK DUNIA

Dilihat dari table diatas bahwa pertumbuhan dari tahun ke tahun semakin bertambah. Sebanding dengan penggadaan penduduk didunia

 

Table Penggandaan penduduk

Tahun penggandaan Perkiraan penduduk dunia Waktu
800 SM 5 juta
1650 tahun 500 juta 1500
1830 tahun 1 milyard 180
1930 tahun 2 milyard 100
1975 tahun 4 milyard 45

Sumber : Ehrlich, Paul, R, et al, Human Ecology W.H. Freeman and Co San Fransisco.

Kemudian ada beberapa factor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk. Berikut factor – factor demografi :

  • Kelahiran (natalitas)
  • Kematian (mortalitas)
  • Migrasi

Kelahiran adalah faktor yang menyebabkan pertambahnya penduduk faktor penunjang kelahiran adalah adanya perkawina . Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat  yang lain. Kematian adalah  faktor yang dapat mengurangi pertumbuhan penduduk.

  1. A.     RUMUS TINGKAT KEMATIAN KASAR

Tinkat kematian dapat dihitung  salah satunya dengan menghitung tingkat kematian kasar atau disebutCrude Death Rate / CDR dengan rumus seperti berikut:

       CDR = D/Pm K

D = jumlah kematian

Pm = jumlah penduduk per tengah tahun

K = konstanta = 1000

  1. B.     ANGKA KELAHIRAN

Angka Kelahiran Adalah angka yang menunjukkan jumlah bayi yang lahir dari setiap 1000 orang penduduk per tahun. Terdiri dari Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate/CBR) dan Angka Kelahiran Menurut Umur (Age Specific Birth Rate/ASBR)

  1. 1.      TINGKAT KELAHIRAN KASAR

Tingkat kelahiran kasar (Crude Rate Birth/CBR). Tingkat kelahiran kasar adalah jumlah kelaahiran hidup pada suatu daerah pada tahun tertentu tiap 1000 penduduk pada pertengahan tahun tersebut.

  1. 2.      ANGKA KELAHIRAN UMUM

Angka kelahiran umum (General Fertility Rate/GFR). Angka kelahiran umum adalah angka yang menunjukan jumlah kelahiran per 1000 wanita usia produktif. Jadi untuk menghitung angka kelahiran ini diperlukan jumlah penduduk wanita usia produktif.

  1. 3.      TINGKAT KELAHIRAN KHUSUS

Tingkat kelahiran khusus (Age Specific Fertility Rate/ASFR). Tigkat kelahiran khusus menunjukkan banyaknya kelahiran menurut umur dari wanita yang berada dalam kelompok usia produktif. Ukuran ini lebih baik daripada ukuran diatas.

Cara menghitung angka Kelahiran : Jumlah bayi yang lahir Jumlah penduduk X 1.000 Contoh : Jumlah penduduk suatu kota tahun 2010 adalah 10.000.000 jiwa. Jumlah kelahiran dalam setahun sebanyak 100.000 jiwa. Hitunglah angka kelahiran kota tersebut ? Angka Kelahiran di daerah tersebut adalah : 100.000/10.000.000 x 1.000 = 10

 

  1. C.     Migrasi

Migrasi merupakan bagian dari mobilitas penduduk. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional, dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas penduduk permanen disebut migrasi. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap.

  1. Pengertian Migrasi
    Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat
    yang satu ke tempat yang lain. Dalam mobilitas penduduk terdapat
    migrasi internasional yang merupakan perpindahan penduduk yang
    melewati batas suatu negara ke negara lain dan juga migrasi internal
    yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat pada sekitar
    wilayah satu negara saja.
  2. Jenis-jenis Migrasi
    Migrasi dapat terjadi di dalam satu negara maupun antarnegara. Berdasarkan hal tersebut, migrasi dapat dibagi beberapa golongan yaitu :

a. Migrasi Internasional,

migrasi internasional adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya. Migrasi internasional dapat dibedakan atas tiga macam yaitu :
* Imigrasi,

imigrasi adalah masuknya penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap. Orang yang melakukan imigrasi disebut imigran.
* Emigrasi,

emigrasi adalah keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain. Orang yang melakukan emigrasi disebut emigran.
*Remigrasi atau repatriasi,

remigrasi adalah kembalinya imigran ke negara asalnya.

b. Migrasi Nasional

migrasi nasional adalah perpindaha penduduk dari suatu daerah ke daerah lain dengan tujuan mentap di daerah yang baru. Migrasi nasional dibagi menjadi empat golongan yaitu,

*Urbanisasi

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk  dari Desa ke Kota. Contohnya masyakat dari derah pergi merantau ke Jakarta.

*Transmigrasi

Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari Pulau ke Pulau yang lain

*Ruralisasi

Ruralisasi adalah perpindahan penduduk dari Kota ke Desa

*Evakuasi

Evakuasi adalah pemindahan penduduk dari tempat yang tidak aman menuju ke tempat yang aman tujuan dari evakuasi untuk melindungi dari kondisi yang dapat membahayakan keselamatan penduduk. Contoh evakuasi adalah pemindahan penduduk dari awan panas gunung berapi

c. migrasi masuk

maksudnya penduduk ke suatu daerah tujuan

d. migrasi keluar

perpindahan penduduk keluar dari suatu derah asal

e. migrasi neto

selisih antara jumlah migrasi masuk dengan migrasi keluar

f. migrasi bruto

jumlah migrasi masuk dan keluar

g. migrasi total

seluruh kejadian migrasi, baik migrasi semas hidup dan migrasi pulang

h. migrasi semasa hidup

migrasi berdasarkan tempat kelahiran

i. migrasi parsial

jumlah migrasi dari suatu daerah tujuan

j. arus mugrasi

jumlah atau banyaknya perpindahan yang terjadi dari daerah asal ke daerah tujuan

  1. 3.      Proses migrasi

Berikut ini adalah proses migrasi yaitu,  Migrasi Bertahap, artinya adanya arus migrasi yang terarah, dan) adanya migrasi dari desa-kota kecil-kota besar dan migrasi langsung

  1. 4.      Akibat migrasi
  • Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa
  • Terjadinya kepadatan penduduk
  • Berkurangnya tenaga kerja muda daerah.
  • Kurang kuatnya stabilitas keamanan karena hanya tinggal penduduk tua.
  • Semakin berkurangnya tenaga penggerak pembangunan di desa.
  •  Terbatasnya jumlah kaum intelektual di desa karena penduduk desa yang berhasil memperoleh pendidikan tinggi di kota pada umunya enggan kembali ke desa.

 

 

 

 

 

  1. D.    3 JENIS STRUKTUR PENDUDUK

Untuk mengetahui pertumbuhan penduduk serta daerah cepat atu lambat dapt juga dilihat dari bentuk piramida penduduk. Keadaan struktur penduduk yg berbeda akan menunjukan bentuk piramida yang berbeda pula.

Ada tiga jenis penduduk :

  • Piramida penduduk muda

Piramida ini menggambarkan komposisi penduduk dalam pertumbuhan dan sedang berkembang

  • Piramida stasioner

Bentuk piramida ini menggambarkan penduduk yang tetap (statis) sebab tingkat kematian rendah dan tingkat kelahiran tidak begitu tinggi.

  • Piramida penduduk tua

Bentuk piramida ini menggambarkan adanya penurunan tingkat kelahiran yang sangat pesat dan tingkat kematian kecil sekali.

  1. RASIO KETERGANTUNGAN
    Rasio ketergantungan adalah perbandingan jumlah penduduk yang menjadi beban tanggungan dan jumlah penduduk yang bekerja. Dapat dikatakan pula rasio ketergantungan adalah rasio jumlah penduduk tidak produktif dengan jumlah penduduk produktif.
    Penduduk kelompok umur 0-14 tahun disebut kelompok tidak produktif muda. Sementara itu, penduduk kelompok umur 65 tahun ke atas disebut kelompok tidak produktif tua. Penduduk kelompok umur 15-64 tahun disebut kelompok penduduk produktif atau penduduk yang bekerja.

2.2 KEBUDAYAAN DAN KEPRIBADIAN

  1. a.     pertumbuhan dan perkembangan kebudayaan di Indonesia

Pertumbuhan dan perkembangan kebudayaan idonesia dibagi menjadi dua yaitu, zaman batu tua , dan zaman batu muda. Pada zaman batu tua peralatan yang digunakan adalah peralatan kasar karena hanya digunakan untuk kebutuhan hidup mereka. Alat yang mereka gunakan masih berupa batu buatan contohnya seperti kampak genggam. Masyarakat pada zaman  batu tua masih nomaden atau berpindah tempat, berburu, dan menagkap ikan.  Berdasarkan penemuan fosil manusia purba, jenis manusia purba hidup pada zaman Paleolitikum adalah Pithecanthropus Erectus, Homo Wajakensis, Meganthropus paleojavanicus, dan Homo Soliensis. Fosil ini ditemukan di aliran sungai Bengawan Solo.

Kemudian zaman batu muda, pada zaman ini masyarakat sudah mengubah pola hidup mereka dari food-gathering menjadi foodproducing, sudah mengenal bercocok tanam dan berternak.
Orang-orang Indonesia zaman neolithikum membentuk masyarakat-masyarakat dengan pondok-pondok mereka berbentuk persegi siku-siku dan didirikan atas tiang-tiang kayu, dinding-dindingnya diberi hiasan dekoratif yang indah-indah, Walaupun alat-alat mereka masih dibuat daripada batu.

  1. b.     kebudayaan hindu dan budha

letak Indonesia di posisi antar silang dua benua dan dua samudera, serta berada di dekat Selat Malaka sehingga memiliki keuntungan, yaitu:

  • Sering dikunjungi bangsa-bangsa asing, seperti India, Cina, Arab, dan Persia,
  • Kesempatan melakukan hubungan perdagangan internasional terbuka lebar,
  • Pergaulan dengan bangsa-bangsa lain semakin luas, dan
  • Pengaruh asing masuk ke Indonesia, seperti Hindu-Budha.

Serta, Keterlibatan bangsa Indonesia dalam kegiatan perdagangan dan pelayaran internasional menyebabkan timbulnya percampuran budaya. India merupakan negara pertama yang memberikan pengaruh kepada Indonesia, yaitu dalam bentuk budaya Hindu

Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan.

ü  Agama

Contohnya, dalam hal tata krama, upacara-upacara pemujaan, dan bentuk tempat peribadatan.

ü  Pemerintahan

Contohnya, adanya kepala suku, lahirnya kerajaan- kerajaan seperti kutai, traumanegara dan sriwijaya

ü  Arsitektur

Contohnya, Bangunan punden berundak-undak seperti bangunan candi borobudur

ü  Bahasa

Contohnya, kerajaan-kerajaan hindu-budha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti besar yang bertuliskan huruf pallawa dan berbahasa sansekerta

ü  Sastra

Contohnya, adanya kitab Ramayana dan mahabrata serta karya sastra yang muncul di Indonesia arjunawiwaha  karya Mpu Kanwa, Sutasoma  karya Mpu Tantular dan Negarakertagama, karya Mpu Prapanca.

  1. c.      kebudayaan islam

Perkembangan islam di Indonesia membawa pengaruh yang sangat besar, sehingga tidak di rasa kebudayaan dan peradaban Indonesia banyak yang bersal dari islam.
Masuknya pengaruh islam ke kebudayaan nasional, meliputi bahasa, nama, adat-istiadat, dan kesernian.

1. Pengaruh bahasa dan nama
Bahasa Indonesia banyak yang di pengaruhi islam, bersal dari bahasa arab. Karena sering di pergunakannya pada pembicaraan umum, surat kabar dan lain-lainnya, seolah-olah bahasa tersebut sudah menjadi bahsa Indonesia. Seperti, kata perlu yang bersal dari fardu, musawarah dari kata musyawarah, dan kata ihlas dari kata ikhlas. Sedangkan pada  penulisan nama seperti di depan nama menggunkan kata Muhammad dan lain-lain.

2. Pengaruh adat-istiadat
Adat-istiadat bansa Indonesia yang dari pengaruh ajaran agama islam, tidak saja orang islam yang melakukan, tetapi oprang lainpun banyak yang melakukan seolah-olah sudah menjadi milik bangsa Indonesia sendiri. Seperti, mengucapkan salam ketiak hendak berpidato atau bertemu dengan yang lainnya dan membaca doa pada setiap acara dan pekerjaan yang dilaksanakan.

3. Pengaruh kesenian
pengaruh kesenian ini yang mencolok pada kesenian lagu-lagu kosidah , di mana dalam syairnya bernafaskan ajaran-ajaran agama. Lagu-lagu kosidah itu di iringi dengan musik rebana.memukul rebana dengan irama yang teratur disertai bacaan memuji allah, sering dilakukan masyarakat Indonesia pada upacara perkawinan, maulidiyah, khitanan dan lain-lainnya.

Seni baca al qur’an musabaqah tilawtil qur’an yang dilaksanakan tiap tahun dari tingkat anak sampai dewasa. Pengaruh islam pada bangsa Indonesia semakin hari bertambah luas, sehingga ikut pula mewarnai pertumbuhan kebudayaan indonsia.dan seni kaligrafi

Metode-Metode Masuknya Islam Di Indonesia
islam masuk di Indonesia dibawa oleh pedagang asing yang singgah di Indonesia sehingga bisa disimpulkan masuknya islam di Indonesia dilakukan dengan cara damai atau tanpa ada penumpahan darah.

masuknya islam di Indonesia dilakukan enam jalur yaitu:

1. Jalur perdagangan
2. Jalur  perkawinan
3. Jalur tasawuf
4. Jalur pendidikan
5. Jalur kesenian
6. Jalur politik

 

2.3 KEBUDAYAAN BARAT

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Kebudayaan Barat sudah mendominanisasi segala aspek. Segala hal selalu mengacu kepada Barat. Peradaban Barat telah menguasai dunia. Banyak perubahan-perubahan peradaban yang terjadi di penjuru dunia ini. Kebudayan Barat hanya sebagai petaka buruk bagi Timur. Timur yang selalu berperadaban mulia, sedikit demi sedikit mulai mengikuti kebudayaan Barat.

Masuknya budaya Barat ke Indonesia disebabkan salah satunya karena adanya krisis globalisasi yang meracuni Indonesia. Pengaruh tersebut berjalan sangat cepat dan menyangkut berbagai bidang kehidupan. Tentu saja pengaruh tersebut akan menghasilkan dampak yang sangat luas pada sistem kebudayaan masyarakat. Begitu cepatnya pengaruh budaya asing tersebut menyebabkan terjadinya goncangan budaya(culture shock), yaitu suatu keadaan dimana masyarakat tidak mamapu menahan berbagai pengaruh kebudayaan yang datang dari luar sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam kehidupan masyarakat yang bersangkutan. Adanya penyerapan unsur budaya luar yang di lakukan secara cepat dan tidak melalui suatu proses internalisasi yang mendalam dapat menyebabkan terjadinya ketimpangan antara wujud yang di tampilkan dan nilai-nilai yang menjadi landasannya atau yang biasa disebut ketimpangan budaya.

Secara timbal balik, tiap peradaban akan berpengaruh satu sama lain. Hukum sosial berlaku bagi semua peradaban. Peradaban yang maju, pada suatu masa, cenderung memiliki perngaruh yang luas bagi peradaban-peradaban lain yang berkembang belakangan.

Perkembangan terknologi, terutama masuknya kebudayaan asing (barat) tanpa disadari telah menghancurkan kebudayaan lokal. Minimnya pengetahuan menjadi pemicu alkulturasi kebudayaan yang melahirkan jenis kebudayaan baru. Masuknya kebudayaan tersebut tanpa disaring oleh masyarakat dan diterima secara mentah. Akibatnya kebudayaan asli masyarakat mengalami degradasi yang sangat luar biasa.

Budaya asing yang masuk keindonesia menyebabkan multi efek. Budaya Indonesia perlahan-lahan semakin punah

“Sumber”

http://ilmudanpengetahuangratis.blogspot.com/2011/12/rasio-jenis-kelamin-dan-rasio.html

http://medanbung.wordpress.com/2008/12/17/proses-masuk-dan-berkembangnya-pengaruh-hindu-buddha-di-indonesia/

http://miraamalia.wordpress.com/2010/10/09/tugas-isd/

http://bukanimigrasi.blogspot.com/2010/05/pengertian-imigrasi.html

http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/JUR._PEND._GEOGRAFI/195505051986011-WAHYU_ERIDIANA/Migrasi-1.pdf

http://www.google.com

http://sosbud.kompasiana.com/2011/08/09/dampak-masuknya-budaya-asing-barat-terhadap-budaya-bangsa-indonesia/

http://www.google.co.id/publicdata/explore?ds=d5bncppjof8f9_&met_y=sp_pop_grow&tdim=true&dl=id&hl=id&q=perkembangan+penduduk+di+dunia#!ctype=l&strail=false&bcs=d&nselm=h&met_y=sp_pop_totl&scale_y=lin&ind_y=false&rdim=region&ifdim=region&tdim=true&hl=in&dl=in&ind=false

.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s